AG892KEDIRIRAYA.COM|| JOMBANG - Setelah sepekan, identitas mayat korban mutilasi yang kepala dan badannya ditemukan terpisah akhirnya terungkap.
Korban, diketahui merupakan Agus Saleh, 29, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Diwek, Jombang.
“Benar, sudah teridentifikasi, ini saya bersama jenazah proses pemulangan,” terang Kades Jatirejo, Kecamatan Diwek, Jombang Arifah.
Arifah menyebut, warganya itu memang sudah dinyatakan hilang sejak Sabtu (8/2) lalu.
telah pamit keluar rumah. “Ini tadi juga sudah diakui sama pelakunya,” ungkapnya.
Pihaknya menyebut, Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban.
Menurutnya, korban selama ini bekerja di sebuah percetakan di kawasan Mojokerto.
Keluarga sempat merasa tenang ketika seseorang yang mengaku sebagai AS menjawab panggilan telepon.
Orang tersebut mengaku berada di Bali, tetapi enggan menjelaskan lokasi tepatnya dan menolak permintaan ibunya untuk pulang.
"Dia mengaku sebagai korban, tapi ketika didesak di Bali mana, penerima telepon tidak mau menjawab. Penerima telepon juga tidak mau ketika disuruh pulang oleh ibunya," ujar Arifah.
Arifah turut serta dalam percakapan melalui telepon yang dilakukan pada Selasa (18/2/2025) sore.
Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi menyatakan bahwa orang yang mengangkat telepon tersebut bukan korban yang sebenarnya.
"Memang tes DNA belum keluar, namun dari ciri fisik identik dengan korban dan sudah diakui juga sama pelakunya," jelas Arifah.
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan membenarkan teridentifikasinya korban tersebut. “Alhamdulillah benar, saat ini sedang dikembangkan,” singkatnya.
Sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa kepala di saluran irigasi persawahan Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, pada Rabu (12/2/2025) siang.
Bagian kepala korban baru ditemukan sore harinya di tepi Sungai Ngotok Ring Kanal Dusun Kedunglempuk, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang yang berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi awal penemuan jasa
Editor: Luqman
Reporter: Sutris


0 Komentar