AG892KEDIRIRAYA.COM || KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan Pasar Ngadiluwih dapat mulai beroperasi penuh pada akhir tahun 2026. Saat ini, proses penyelesaian pembangunan pasar terus dikebut melalui tahapan tender untuk menyelesaikan sisa pekerjaan finishing yang ada.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyatakan bahwa beberapa pekerjaan yang masih tersisa meliputi pagar sisi barat, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), hingga penyelesaian bagian fasad bangunan.
Tutik menegaskan bahwa percepatan ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan daerah agar masyarakat bisa segera memanfaatkan fasilitas tersebut.
"Harapan Mas Bupati memang Pasar Ngadiluwih harus bisa dioperasionalkan tahun ini dan ini menjadi tantangan bagi kami untuk segera menyelesaikannya," jelas Tutik, Senin (18/5/2026).
Meskipun kontrak pekerjaan sebelumnya telah dinyatakan selesai 100 persen, Pemkab Kediri tetap melakukan penyempurnaan fisik lanjutan. Proses tender untuk pengerjaan finishing ini dijadwalkan berjalan pada Juni atau Juli setelah proses audit rampung.
"Target kami akhir Mei proses audit selesai, kemudian Juni atau Juli tender sudah bisa berjalan," ungkapnya.
Jika proses tender berjalan sesuai jadwal, pengerjaan finishing diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan. Tutik optimistis seluruh proyek fisik ini akan rampung pada November 2026 sehingga perpindahan pedagang bisa segera dilakukan.
"Insyaallah November selesai semua terkait pekerjaan Pasar Ngadiluwih. Harapannya Desember seluruh pedagang sudah pindah," katanya.
Selain merampungkan bangunan, Disdagin juga menyiapkan mekanisme pengundian kios dan lapak agar penempatan pedagang berlangsung adil dan merata sesuai zonasi masing-masing. "Untuk pemerataan dan keadilan, nanti penempatan dilakukan dengan sistem undian per zonasi," jelas Tutik.
Melalui sistem tersebut, pedagang akan dikelompokkan berdasarkan jenis jualan mereka, seperti konveksi, daging, atau peracangan. Pasar Ngadiluwih yang baru ini sendiri dirancang memiliki kapasitas yang cukup besar.
"Lapaknya kurang lebih 700 sesuai database pedagang dan kiosnya ada 41 unit," paparnya.
Untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan finishing tersebut, Pemkab Kediri menyiapkan anggaran prioritas sekitar Rp 2 miliar. Sementara untuk fasilitas tambahan seperti e-parking, realisasinya akan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah di tahun berikutnya.
"Yang penting sekarang pasar bisa segera beroperasi dan dimanfaatkan pedagang," tambah Tutik.
Di akhir penjelasannya, Tutik berharap kehadiran wajah baru pasar ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang nyaman bagi semua pihak.
"Intinya pasar ini harus segera bermanfaat untuk masyarakat dan perekonomian bisa bergerak lagi," pungkas Tutik.
REPORTER : AG892


0 Komentar