AG892KEDIRIRAYA.COM ||KEDIRI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri kembali mempertemukan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam ajang Karya Kreatif Mataraman (KKM) X dan DIGIMAFest 2026.
Tak sekadar menjadi pameran produk lokal, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat daya saing UMKM agar mampu menembus pasar ekspor melalui pemanfaatan teknologi digital.
Event yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, menghadirkan lebih dari 70 UMKM unggulan dari 13 kabupaten/kota di wilayah eks Keresidenan Kediri dan Madiun.
Produk yang dipamerkan meliputi kain wastra, kerajinan tangan, kopi, teh, produk pangan olahan, hingga komoditas pendukung ketahanan pangan.
Kepala Perwakilan BI Kediri, Yayat Cadarajat, mengatakan pengembangan UMKM saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperluas akses pasar.
"UMKM harus mampu memanfaatkan inovasi digital agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi dan mampu masuk ke pasar nasional maupun global," kata Yayat.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan KKM X DIGIMAFest 2026 merupakan bagian dari rangkaian nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026, sekaligus mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI).
Menurut Yayat, selama enam bulan terakhir BI Kediri telah melakukan berbagai program pembinaan kepada UMKM, mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, pendampingan pemasaran, business matching, hingga edukasi digitalisasi sistem pembayaran.
Selain itu, BI juga memberikan pendampingan kepada kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan serta mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
"Harapannya UMKM tidak hanya naik kelas dari sisi kualitas, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar hingga ekspor," ujarnya.
Tak hanya menghadirkan pameran UMKM, KKM X DIGIMAFest 2026 juga diramaikan dengan parade wastra Mataraman, talkshow kewirausahaan, edukasi sistem pembayaran digital, serta berbagai lomba bertema QRIS dan literasi keuangan.
Sebagai upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah, BI Kediri juga menggelar Senam TP PKK Sehat, Inspiratif, Gerak Aktif Peduli (SIGAP) Inflasi 2026 yang melibatkan TP PKK se-Kabupaten Kediri.
Melalui kegiatan tersebut, BI Kediri berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat mempercepat transformasi ekonomi digital sekaligus memperkuat posisi UMKM Mataraman sebagai produk unggulan yang mampu bersaing di pasar global.
REPORTER : AG892/AR




0 Komentar