
AG892KEDIRIRAYA.COM ||Kediri - Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri mendorong anak muda untuk berperan lebih dalam dalam gerakan koperasi.
"Dorongan ini sejalan dengan pesan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) yang meminta regenerasi kepengurusan koperasi dari kalangan milenial dan Gen Z," kata Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, Buat Santoso, usai memberikan sambutan dalam agenda Sarasehan Perkoperasian di Gedung Convention Hall SLG Kabupaten Kediri, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurut Buat, pada agenda Sarasehan Perkoperasian ini mengambil tema 'Menyongsong Kemandirian Koperasi melalui Penguatan Kebijakan, Pengembangan Usaha dan Penyelesaian Permasalahan Implementasi'.
"Dengan demikian, melalui tema ini diharapkan koperasi tidak harus selalu konvensional, tapi perlu kolaborasi dengan pengusaha lain, termasuk SDM unggul agar berdaya saing," kata Buat.
Ia menambahkan, saat ini ada sejumlah permasalahan yang berkelanjutan di bidang koperasi. Misalnya muncul konflik internal, maupun kendala akses pasar, sehingga perlu solusi dengan penyelesaian sengketa dan lainnya.
"Hari Koperasi ke -79, kami menggelar hal yang beda dengan tahun lalu. Tahun ini ada Sarasehan Perkoperasian, dan kamis ini juga kami lakukan pembukaan Gebyar UMKM Kabupaten Kediri 23-26 Juli 2026 di Taman Hijau SLG Kabupaten Kediri," katanya.
Terkait Gebyar UMKM, Dekopinda telah menyiapkan 80 stan. Namun, dari catatan yang ada ternyata antusias UMKM di Kabupaten Kediri bisa mencapai 3.000 UMKM.
"Ke depan jumlah stan di Gebyar UMKM akan kami tambah, sehingga suasananya lebih semarak lagi. Hal ini juga bagian dari tugas pokok Dekopinda, untuk fasilitasi kepada UMKM kabupaten Kediri," katanya.
Hadir di lokasi serupa, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito). Ia mengemukakan, bahwa tantangan perkoperasian saat ini semakin bertambah.
"Tantangan dunia perkoperasian sekarang adalah bagaimana menyiapkan regenerasi untuk kepengurusan. Tadi saya lihat di sarasehan berkoperasian ini jumlah peserta yang usianya di bawah 40 tahun sangat minim jadi ini sebagai cerminan bahwa ke depan perlu ada peningkatan SDM terhadap anggota koperasi yang saat ini masih didominasi oleh generasi tua," kata Mas Dhito.
Sementara itu, Wakapolres Kediri, Kompol Hary Kurniawan turut mengapresiasi kegiatan Sarasehan Perkoperasian tersebut. Sebab, acara semacam ini dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk lebih mencintai koperasi.
"Kami berharap, dengan masuknya anak muda dalam kepengurusan koperasi, maka koperasi di Kabupaten Kediri akan semakin berkembang," kata Hary.
Hary meyakini, hal itu juga mampu membuat koperasi bertransformasi semakin modern, digital, dan berdaya saing.
REPORTER : AG892/AR

0 Komentar