Kandang Ayam di Wates Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 400 Juta

AG892KEDIRIRAYA.COM ||KEDIRI – Sebuah kandang ayam milik Harianto di Dusun Joho, Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, terbakar pada Selasa (14/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada blower kandang.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan, bahwa peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Rizal kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 06.17 WIB. 

"Menerima laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 06.19 WIB dan tiba tujuh menit kemudian atau sekitar pukul 06.26 WIB," ujarnya.

Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, api diduga bermula dari korsleting listrik di area blower kandang ayam.

Saat kejadian, pemilik kandang tengah memasak di dapur rumahnya. Tak lama kemudian ia mendengar suara gemuruh dari arah kandang. Ketika diperiksa, api sudah membesar dan membakar sebagian bangunan kandang.

Petugas pemadam mengerahkan satu unit armada berkapasitas 2.500 liter dengan empat personel untuk memadamkan kobaran api.

Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.45 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp 400 juta.

Sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai sekitar Rp 10 juta.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menggunakan peralatan elektronik berdaya besar seperti kandang ayam modern.

"Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sangat penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran," ujarnya.

Hingga proses pemadaman selesai, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan api berhasil dikendalikan sesuai prosedur operasional standar 

REPORTER: AG892

Posting Komentar

0 Komentar