AG892KEDIRIRAYA.COM ||DENPASAR – Ribuan masyarakat memadati areal belakang Yayasan De Gadjah Bali pada Senin (20/7/2026) dini hari untuk mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol. Antusiasme warga terlihat sejak acara dimulai, dengan berbagai hiburan yang dikemas dalam konsep pesta rakyat.
Selain menyaksikan pertandingan melalui layar lebar berkualitas tinggi secara gratis, masyarakat juga menikmati aneka kuliner tanpa dipungut biaya yang disediakan pelaku UMKM. Acara yang dimulai pukul 00.00 WITA itu juga dimeriahkan hiburan musik, kuis, permainan berhadiah, hingga pembagian doorprize selama jeda pertandingan.
Pendiri sekaligus Pembina Yayasan De Gadjah Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah, mengatakan kegiatan nobar bukan kali pertama digelar. Sebelumnya, kegiatan serupa juga diselenggarakan saat Kejuaraan Asia maupun babak Kualifikasi Piala Dunia.
"Selain melakukan kegiatan sosial, kita juga melakukan kegiatan untuk menghibur masyarakat. Di sini juga mempererat kesatuan 'menyame braya'," kata De Gadjah sembari menjelaskan acara juga didukung oleh beberapa sponsor dari sejumlah perusahaan.
Menurut De Gadjah, konsep nobar dikemas sebagai pesta rakyat sehingga masyarakat tidak hanya menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga berbagai hiburan dan makanan gratis. "Iya, memang konsepnya begitu," sebutnya.
Saat ditemui di lokasi, De Gadjah tampak mengenakan jersey Tim Nasional Spanyol. Meski demikian, ia menegaskan pilihan tersebut hanya untuk mengimbangi banyaknya suporter Argentina yang hadir dalam acara tersebut. Baginya, tim yang paling didukung tetap Tim Nasional Indonesia.
"Bagi saya siapa saja juaranya tidak masalah, biar menghibur saja. Kalau bisa Indonesia juara dunia, jiwa saya untuk Indonesia, bangsa saya Indonesia, itu yang saya inginkan. Saya pakai baju ini supaya mengimbangi saja karena suporter tim Argentina terlalu banyak, jadi saya mau mengimbangi saja," ucapnya.
Salah seorang penonton, Jefrey Umbu, mengaku mengapresiasi penyelenggaraan nobar yang digelar Yayasan De Gadjah Bali. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ajang hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyaksikan pertandingan final Piala Dunia.
Senada, Marko yang awalnya hanya melintas di sekitar lokasi akhirnya ikut bergabung menyaksikan pertandingan. Keberuntungan juga berpihak kepadanya setelah berhasil memenangkan hadiah doorprize di penghujung acara.
"Puji Tuhan saya juga dapat nomor undiannya lumayan dapat hadiah. Tidak hanya terhibur, tapi juga ada games dan dapet hadiah," syukurnya.
Pertandingan final yang dimulai pukul 03.00 WITA berlangsung sengit. Spanyol terus menekan pertahanan Argentina, namun belum mampu mencetak gol. Di sisi lain, para pendukung Argentina yang hadir dalam nobar juga berharap Lionel Messi dan rekan-rekannya tampil lebih agresif membongkar pertahanan lawan.
Gol yang dinantikan akhirnya lahir pada babak tambahan kedua melalui Ferran Torres yang sukses membawa Spanyol unggul 1-0. Argentina kemudian meningkatkan intensitas serangan hingga akhir pertandingan, namun gagal menyamakan kedudukan. Hasil tersebut memastikan Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0.
REPORTER : AG892/HAMBALI



0 Komentar