
AG892KEDIRIRAYA.COM || KEDIRI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri menghadirkan layanan SIM keliling ke Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Ulum, Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pada Senin, 2 November 2026.
Kegiatan bertajuk SIM Keliling Road Show to Ponpes tersebut merupakan bagian dari program pelayanan SIM bersama masyarakat dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2026.
Melalui program ini, Satlantas Polres Kediri berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para santri yang membutuhkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif melalui Kasat Lantas AKP Fauzan Zikra mengatakan, pelayanan SIM keliling yang menyasar lingkungan pondok pesantren tersebut merupakan upaya memberikan kemudahan akses bagi para santri.
Menurut Fauzan, selama ini kegiatan SIM keliling lebih sering dilaksanakan dengan menyasar sejumlah wilayah kecamatan. Namun, kali ini jangkauan pelayanan diperluas hingga ke lingkungan pondok pesantren.
"Biasanya pelayanan SIM keliling kami laksanakan di wilayah kecamatan. Kali ini kami menyasar pondok pesantren agar para santri lebih mudah mendapatkan pelayanan, khususnya untuk memperpanjang SIM," kata AKP Fauzan.
Disampaikan AKP Fauzan, ia berharap, kehadiran layanan tersebut dapat dimanfaatkan para santri maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan pelayanan perpanjangan SIM.
Selain mendekatkan pelayanan, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan publik yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Kami berharap kehadiran layanan ini bisa membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran untuk selalu tertib administrasi dan mematuhi peraturan lalu lintas," ucap AKP Fauzan.
Dalam kegiatan tersebut, kehadiran layanan SIM keliling mendapat sambutan positif. Antusiasme para santri Ponpes Raudhatul Ulum terlihat dari tingginya minat mereka untuk memanfaatkan pelayanan yang dihadirkan langsung di lingkungan pesantren.
Kegiatan pelayanan SIM Keliling yang digelar Satlantas Polres Kediri di lingkungan pondok pesantren tidak hanya dimanfaatkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus administrasi surat izin mengemudi.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para santri.
"Kami tidak hanya memberikan pelayanan administrasi SIM, tetapi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan edukasi kepada para santri tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Harapannya, mereka memahami aturan dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara," tutur AKP Fauzan.
Lebih lanjut, Fauzan mengungkapkan, pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 tidak hanya berfokus pada penertiban pengguna jalan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi dan membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Ia berharap, melalui kegiatan pelayanan dan edukasi tersebut, kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak dini di kalangan generasi muda, termasuk para santri.
"Kami mengajak para santri untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jadilah contoh yang baik bagi masyarakat dengan selalu mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara," tegasnya.
Sementara itu Gus Rizmi (Gus Rizmi Haitami Azizi) Perwakilan dari Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Ulum sangat mengapresiasi adanya pembuatan SIM keliling pondok pesantren,
"Alhamdulillah dengan adanya pelayanan ini kami berterima kasih, kadang kadang kalau santri mau bikin SIM itu sungkan datang ke kantor Polisi, dengan adanya program ini jadi lebih mudah lebih enak membuat SIM,"ucapnya
harapannya ke depan program semacam ini bisa terus berlanjut baik di Pondok lain ataupun bisa menyasar masyarakat umum, memang dengan adanya kegiatan seperti ini, "masyarakat bisa lebih merasa dekat dengan kepolisian sehingga keamanan bisa tetap terjaga antara masyarakat dengan polisi,"tandasnya
REPORTER: AG892

0 Komentar