Kepala OJK Kediri Hadiri Silaturahmi dan Buka Bersama Stakeholder Kota Kediri

Dari kanan : Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri, Kepala KPwBI Yayat Cadarajat, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, Ustadz Misdi Nur Hasan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri

AG892KEDIRIRAYA.COM || KEDIRI - Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri, menghadiri Silaturahmi dan buka bersama pengusaha, perbankan, direktur rumah sakit, tenaga kesehatan, LPMK, RT/RW, karang taruna, babinsa, bhabinkamtibmas, dan FKDM, di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri,Jumat (13/03/2026).

Silaturahmi dan buka bersama ini menjadi momen memperkuat kolaborasi antar seluruh stakeholder dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Kota Kediri.

Kepala OJK Kediri sangat mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama dengan Mbak Wali, semoga seluruh pihak yang hadir utamanya industri jasa keuangan dan pelaku usaha dapat lebih saling mengenal serta memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan perekonomian di Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, yang akrab disapa Mbak Wali mengatakan "Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengusaha, PHRI, KADIN, serta perbankan yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kediri dalam menghadirkan ekosistem perekonomian yang kondusif dan terus tumbuh. 

Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik dari berbagai pihak, pada tahun 2025 nilai investasi yang masuk ke Kota Kediri mencapai Rp1,66 triliun. Investasi tersebut berasal dari 23 sektor usaha dengan total 9.817 unit usaha," ujarnya.

Mbak Wali menerangkan capaian tersebut tentu tidak terlepas dari komitmen bersama untuk terus menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif di Kota Kediri. Pemerintah Kota Kediri juga terus berupaya mendukung hal tersebut melalui berbagai strategi. Di antaranya penyederhanaan dan percepatan proses perizinan, pelayanan proaktif dan pendampingan kepada investor, penyediaan data peluang investasi, promosi serta kerja sama investasi, hingga upaya menjaga iklim usaha yang kondusif. 

Khusus kepada jajaran PHRI Kediri Raya, wali kota termuda ini juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi sektor perhotelan dan restoran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan data yang ada, tingkat penghunian kamar hotel di Kota Kediri pada Januari 2026 tercatat sebesar 32,64 persen, dengan rata-rata lama menginap tamu sekitar 1,14 malam. Memang pada bulan Januari ini terjadi sedikit penurunan dibandingkan bulan Desember 2025 yang mencapai 41,88 persen, yang merupakan periode high season. "Namun kami optimis bahwa memasuki bulan Maret dan April, terutama dengan momentum Ramadan hingga Idulfitri, tingkat hunian hotel dan aktivitas pariwisata di Kota Kediri akan kembali meningkat. Saya minta nanti hotel-hotel juga menyediakan booklet yang memuat berbagai potensi Kota Kediri. Saya ajak kita siapkan bersama-sama momen ini untuk meningkatkan pelayanan di sektor jasa travel dan perdagangan," ungkap Mbak Wali. 

Dalam kesempatan ini, Mbak Wali juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi Kota Kediri. Sebab dalam membangun Kota Kediri tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Harus ada sinergi dari semua pihak yang ada. "Saya percaya dengan adanya sinergi yang baik dan sinergi ini terus diperkuat Insyaa Allah pembangunan Kota Kediri juga akan berjalan dengan baik. Hal ini juga akan bisa membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Kediri. Terima kasih atas kebersamaan dan dukungan kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi positif untuk kota Kediri," pungkasnya.

REPORTER :AG892/edy

Posting Komentar

0 Komentar