Jelang Iduladha, Mbak Wali Ajak ASN Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim dalam Pengabdian

 
AG892KEDIRIRAYA.COM || KEDIRI - Menjelang Hari Raya Iduladha, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kediri meneladani kisah Nabi Ibrahim AS sebagai bentuk pengabdian yang tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (25/5/2026).

Kegiatan apel pagi tersebut, turut diikuti pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Kediri, DPM PTSP, BPPKAD, Inspektorat, BKPSDM, Kelurahan Pojok, Kelurahan Tinalan, dan Kelurahan Pocanan.

Dalam arahannya, Mbak Wali mengingatkan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS yang rela berkorban demi menaati perintah Allah SWT mengandung nilai ketulusan, keikhlasan, dan pengabdian yang patut diterapkan ASN dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

“Kadangkala kita melihat pekerjaan hanya sebatas formalitas, masuk jam 8 pulang jam 4. Padahal tidak seperti itu. Kita sebagai ASN harus bekerja dengan ikhlas, mengabdi dengan tulus, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Wali Kota termuda ini juga menyampaikan bahwa kisah Hari Raya Kurban tidak hanya menjadi pembelajaran bagi umat Muslim, tetapi juga dapat menjadi sarana meningkatkan toleransi dan saling memahami antarumat beragama. “Kalau menambah pengetahuan tentunya ini akan meningkatkan rasa toleransi kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mbak Wali menegaskan bahwa tugas ASN bukan sekadar menjalankan administrasi, melainkan harus benar-benar memahami hak dan kewajiban serta mampu hadir di tengah masyarakat. ASN juga diminta peka terhadap kondisi sosial yang berkembang dan mampu melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.

Menjelang Hari Raya Iduladha, Mbak Wali menekankan beberapa hal penting kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kediri. Pertama, memperkuat koordinasi lintas sektor demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan hari raya. “Kita bukan superman atau wonder woman. Kita butuh orang lain untuk memastikan pelaksanaan hari raya bisa berjalan baik dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota Kediri meminta ASN ikut memantau kondisi kesehatan hewan kurban dengan melakukan pemeriksaan kesehatan melalui dinas terkait maupun dokter hewan sebelum hewan diserahkan untuk dikurbankan. Tidak hanya itu, ASN juga diminta aktif memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar. Jika ditemukan kenaikan harga atau kelangkaan, Pemerintah Kota Kediri akan melakukan langkah stabilisasi, salah satunya melalui pasar murah untuk meringankan beban masyarakat.

Terakhir, Mbak Wali mengingatkan pentingnya memastikan lokasi penyembelihan hewan kurban dalam kondisi higienis dan sesuai syariat. Edukasi kepada masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan kurban yang baik juga perlu terus dilakukan agar daging yang dihasilkan aman dan halal untuk dikonsumsi.

REPORTER : AG892/edy

Posting Komentar

0 Komentar