AG893KEDIRIRAYA.COM || SURABAYA - Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes SURABAYA menangkap asisten rumah tangga (ART) yang mencuri emas dan uang Dolar milik Diah Lesti (32), warga Jalan Legundi, Genteng.
Tersangkanya adalah ER (40) warga Desa Manggisan, Tanggul, Jember yang tinggal di Banyu Urip, Sawahan. Terungkapnya kasus ini berawal dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Raditya Herlambang mengatakpan, penyelidikan itu meliputi memintai keterangan saksi dan menganalisa CCTV. Pelaku kemudian teridentifikasi lalu dilakukan penangkapan.
"Tersangka ER dilakukan penangkapan di tempat tinggalnya Banyu Urip, Surabaya pada Jumat 22 Mei 2026 pukul 18.00," katanya, Minggu 24 Mei 2026.
Diberitakan sebelumnya, insiden pencurian di rumah Lesti itu bermula ketika korban mencari ART lewat grup Facebook bernama 'Loker ART Surabaya'. Dalam lowongan yang dia posting, pelaku yang mengaku bernama Nur itu kemudian tertarik dengan tawaran korban.
"Awalnya saya nyari ART lewat Facebook. Lewat grub di Facebook, namanya Loker ART Surabaya," kata Lesti ditemui Memorandum di rumahnya, Rabu 20 Mei 2026.
Setelah ada kesepakatan diantara mereka, akhirnya Nur memulai kerja pertama kali pada Senin 20 April 2026. Saat itu, sekitar pukul 07.00 WIB Nur datang membawa Honda Scoopy hitam nomor polisi L 2917 BC.
"Waktu itu dia pagi datang sekitar jam 7, terus jam 10 pamit pulang jemput anaknya. Tapi dia gak balik-balik," lanjutnya.
Dari situlah kecurigaan muncul di benak Lesti. Dia kemudian iseng melakukan pengecekan di Get Contact, sebuah aplikasi pengecekan nomor ponsel. Hasilnya ternyata mengejutkan. Dia kemudian melapor ke Mapolsek Genteng.
"Aku cek di Get Contact, ternyata banyak yang ngasih tag penipu. Akhirnya saya cek-cek, kok ada yang hilang barangku. Emas batangan 10 gram sama dollar yang hilang," ungkapnya.
Sementara Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya ketika dikonfirmasi membenarkan korban sudah membuat laporan. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. "Benar, korban sudah membuat laporan. Masih penyelidikan," jelasnya.
Hasil penyelidikan sementara, rupanya pelaku juga beraksi di wilayah hukum Polsek Kenjeran. Atas dasar itu, Vian menduga bahwa pelaku ini spesialis pencuri modus ART.
"Terduga pelaku juga dilaporkan ke Polsek Kenjeran oleh korban lain. Kemungkinan pelaku ini spesialis," pungkasnya.
REPORTER : AG892/HUMAS


0 Komentar