AG892KEDIRIRAYA.COM || SURABAYA - Keberhasilan sebuah bangsa senantiasa berakar dari pemenuhan kebutuhan paling dasarnya, yaitu pangan yang cukup dan bergizi. Menyadari pentingnya hal tersebut, Kepolisian Daerah Jawa Timur terus bergerak nyata di tengah masyarakat demi memastikan ketersediaan pangan yang mandiri dan berkelanjutan dari tingkat terkecil.
Langkah ini bukan sekadar tugas birokrasi, melainkan wujud kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan dan masa depan seluruh warga.
Menindaklanjuti petunjuk dan arahan yang telah digariskan oleh Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol SIH HARNO. S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, jajaran kepolisian di tingkat resor langsung mengambil tindakan cepat.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., dengan sigap menginstruksikan anggotanya untuk turun langsung ke lapangan, menyapa, dan mendampingi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal yang ada, pada Kamis (28/5).
Implementasi dari instruksi tersebut langsung diwujudkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedurus, Bripka Tri Wawan. Ia melangkah bersama warga yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) RT 5 RW 2 di wilayah Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya.
Kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah hijau pekarangan warga ini mencerminkan keharmonisan hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat yang saling menguatkan.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan langsung terhadap pemanfaatan pekarangan pangan bergizi yang dikelola secara swadaya oleh warga. Lahan-lahan pekarangan yang sebelumnya minim pemanfaatan kini diubah menjadi sumber pangan yang produktif.
Sinergi ini memperlihatkan bahwa ruang terbuka di sekitar tempat tinggal memiliki potensi besar untuk menjadi benteng pertahanan pangan keluarga jika dikelola dengan penuh ketekunan dan kebersamaan.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kepolisian untuk mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga wajib hadir dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat agar tercipta generasi yang sehat dan tangguh.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas bersama kelompok tani diharapkan mampu menstimulus wilayah lain di Surabaya untuk melakukan gerakan serupa.
Melalui pengelolaan pekarangan pangan yang bergizi dan berkelanjutan ini, cita-cita besar untuk mewujudkan Swasembada Pangan Negara Republik Indonesia bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah kepastian yang dibangun bersama dari pekarangan rumah kita sendiri
REPORTER : AG892/HUMAS


0 Komentar