Kediri Masuk Panggung Nasional, Ponpes Al Falah Ploso Disebut Jadi Tuan Rumah Munas dan Konbes NU 2026

 
AG892KEDIRIRAYA.COM ||KEDIRI – Kabupaten Kediri berpotensi menjadi tuan rumah salah satu agenda terbesar Nahdlatul Ulama (NU) tahun ini. 

Hal itu menyusul beredarnya surat yang mengatasnamakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026.

Surat bernomor 353/PB.23/A.II.08.03/99/06/2026 tertanggal 2 Juni 2026 tersebut menyebutkan bahwa Munas Alim Ulama dan Konbes NU akan digelar pada 20-21 Juni 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Dalam surat yang beredar luas di kalangan warga Nahdliyin itu dijelaskan bahwa keputusan pelaksanaan Munas dan Konbes telah ditetapkan melalui rapat pleno PBNU pada 21 Mei 2026 atau bertepatan dengan 4 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Penentuan lokasi disebut dilakukan setelah tim khusus bentukan PBNU melakukan survei dan kajian terhadap sejumlah lokasi yang dinilai layak menjadi tempat penyelenggaraan agenda nasional tersebut. 

Selain mempertimbangkan aspek teknis, surat itu juga menyebut adanya pertimbangan ruhaniah dalam menentukan lokasi kegiatan.

"PBNU memilih dan memutuskan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai lokasi penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Konbes NU pada tanggal 20-21 Juni 2026," demikian bunyi salah satu poin dalam surat tersebut.

Tak hanya menetapkan lokasi, surat itu juga menginstruksikan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) untuk segera bekerja secara maksimal serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Apabila benar digelar di Ponpes Al Falah Ploso, kegiatan tersebut diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta yang terdiri dari ulama, pengurus NU, hingga delegasi dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran agenda berskala nasional itu tentu akan menempatkan Kabupaten Kediri menjadi pusat perhatian warga Nahdliyin dalam waktu dekat.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi lebih lanjut dari jajaran pengurus NU di daerah terkait tindak lanjut surat yang beredar tersebut.

Ketua PCNU Kabupaten Kediri, KH Muhammad Makmun Mahfud, mengaku belum memperoleh informasi lengkap mengenai perkembangan persiapan maupun keputusan lanjutan terkait pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Ponpes Al Falah Ploso.

"Masih belum jelas," kata Gus Makmun saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurutnya, dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai langkah yang akan diambil maupun perkembangan terbaru terkait agenda tersebut.

"Belum. Mungkin ke Gus Kausar dulu. Saya masih luar kota sampai Sabtu ini rencananya," ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari panitia maupun pihak terkait mengenai kesiapan teknis penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026.

Namun demikian, beredarnya surat tersebut telah memunculkan perhatian luas di kalangan warga Nahdliyin. 

Pasalnya, Munas Alim Ulama dan Konbes NU merupakan forum strategis yang tidak hanya membahas persoalan keagamaan, tetapi juga berbagai isu kebangsaan dan arah kebijakan organisasi Nahdlatul Ulama ke depan.

Jika pelaksanaannya benar dipusatkan di Ponpes Al Falah Ploso, maka Kabupaten Kediri akan menjadi tuan rumah pertemuan ulama dan pengurus NU dari seluruh Indonesia pada pertengahan Juni 2026 mendatang.

Posting Komentar

0 Komentar