AG892KEDIRIRAYA.COM ||KEDIRI – Rehabilitasi Stadion Canda Bhirawa (CB) Pare membuat apel Hari Santri Nasional (HSN) Kabupaten Kediri tahun ini digelar di lokasi berbeda. 

Panitia memilih Lapangan Mukuh, Kecamatan Kayen Kidul, sebagai lokasi apel pada Rabu (21/10/2026).

Pemindahan lokasi itu berlangsung ketika wilayah Kediri menghadapi kondisi kemarau berkepanjangan. 

Situasi cuaca panas pun menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan apel yang diperkirakan diikuti sekitar 2.000 peserta.

Ketua PCNU Kabupaten Kediri, Gus Makmun Ploso, mengatakan persiapan kegiatan sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah tidak ada kendala berarti, mungkin cuaca yang sangat panas saja," kata Gus Makmun saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026), sambil menambahkan bahwa lapangan Mukuh akan digunakan untuk gladi sekaligus apel utama.

Panitia tetap menyiapkan kegiatan dengan format apel seperti biasanya dan mengundang pejabat daerah untuk hadir.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan pelaksanaan salat istisqa atau salat meminta hujan di tengah kemarau berkepanjangan, Gus Makmun menyampaikan bahwa belum ada rencana untuk menggelar kegiatan tersebut.

Sholat istisqa merupakan salah satu ikhtiar umat Islam untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT ketika terjadi kekeringan. 

Namun, hingga Senin (19/10/2026), belum ada rencana salat istisqa yang disampaikan oleh narasumber terkait rangkaian peringatan HSN tersebut.

Di sisi lain, kondisi cuaca panas perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan apel yang melibatkan ribuan orang di lapangan terbuka. 

Ketersediaan air minum, tempat berteduh, serta pengaturan durasi kegiatan menjadi sejumlah aspek yang patut dipersiapkan panitia.

Apel Hari Santri Kabupaten Kediri pada 21 Oktober ini digelar menjelang puncak peringatan HSN pada 22 Oktober 2026.

REPORTER: AG892