Cegah Penyalahgunaan BBM,Satreskrim Polres Kediri Intensifkan Pengawasan SPBU diberbagai Wilayah

AG892KEDIRIRAYA.COM ||KEDIRI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri mengintensifkan pengawasan dan pemantauan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah hukum Polres Kediri. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta pelayanan kepada masyarakat berlangsung tertib.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemantauan adalah SPBU Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Senin, 19 Oktober 2026. 

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi di lapangan, termasuk antrean kendaraan dan aktivitas pelayanan pengisian BBM.

Pengawasan ini juga menjadi tindak lanjut atas instruksi dan arahan Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif. Sebelumnya, Kapolres Kediri telah turun langsung melakukan pengawasan di sejumlah SPBU pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Angga Riatma melalui Kanit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Satreskrim Polres Kediri IPTU Adjie Rizky Ananda menyampaikan, intensifikasi pemantauan tersebut merupakan upaya kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi BBM sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

"Kami mengintensifkan pemantauan di sejumlah SPBU untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap tertib. Meski terdapat antrean kendaraan, situasi di lapangan masih terkendali dan kondusif,” ucap IPTU Adjie.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan memang terpantau di sejumlah SPBU. Namun, kondisi tersebut masih dalam batas terkendali dan situasi secara umum tetap kondusif.

Meski demikian, kepolisian terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan. Langkah ini juga bertujuan mengantisipasi potensi penyimpangan dalam penyaluran maupun pelayanan kepada konsumen.

Selain memantau kondisi SPBU, petugas Satreskrim Polres Kediri turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan karena khawatir terjadi kelangkaan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan," tutur IPTU Adjie.

Masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Dengan begitu, ketersediaan BBM dapat dimanfaatkan secara merata dan tidak memicu antrean yang berlebihan di SPBU.

Petugas juga memberikan penekanan kepada operator SPBU agar melaksanakan pengisian BBM sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. 

Kepatuhan terhadap prosedur tersebut penting untuk memastikan pelayanan berjalan tertib serta mencegah potensi penyalahgunaan dalam proses pengisian dan distribusi BBM.

Pengawasan secara intensif akan terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM, kelancaran distribusi, dan ketertiban pelayanan di wilayah hukum Polres Kediri tetap terjaga.

Melalui langkah tersebut, Polres Kediri berharap masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan tanpa terganggu oleh praktik penyalahgunaan maupun perilaku pembelian berlebihan.

IPTU Adjie juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pengelola dan operator SPBU hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mendukung distribusi BBM yang tertib dan tepat sasaran.

"Oleh karena itu, kami juga mengingatkan operator SPBU supaya melaksanakan pengisian sesuai SOP untuk mencegah potensi penyalahgunaan,” ungkap IPTU Adjie.

REPORTER:AG892

Posting Komentar

0 Komentar