AG892KEDIRIRAYA.COM ||MALANG – Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggema dari Alun-Alun Tugu Kota Malang, Sabtu (20/6/2026). Ribuan warga dari berbagai kalangan berkumpul dalam Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya yang berlangsung meriah sejak pagi hari.
Peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang, mulai dari relawan, petani, peternak, pelaku UMKM, penerima manfaat, hingga masyarakat umum.
Mereka mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti senam bersama, donor darah, bazar UMKM, hingga kampanye positif mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Koordinator Lapangan kegiatan, Markus Soleh, mengatakan bahwa acara tersebut menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi Indonesia sekaligus menggerakkan roda perekonomian rakyat.
"Program MBG bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak Indonesia. Di balik program ini ada petani yang memasok hasil panen, peternak yang menyediakan kebutuhan protein, UMKM yang ikut tumbuh, dan relawan yang bergerak bersama untuk menyukseskannya," ujar Markus.
Dari Petani hingga UMKM, Semua Menjadi Bagian Ekosistem MBG
Menurut Markus, salah satu kekuatan utama Program MBG adalah keterlibatan berbagai sektor masyarakat dalam rantai pasok pangan.
Kebutuhan bahan baku dalam jumlah besar membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani, peternak, nelayan, koperasi, hingga pelaku usaha mikro dan kecil.
Karena itu, program tersebut dinilai memiliki dampak ganda, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menciptakan perputaran ekonomi di daerah.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kelompok petani, peternak, dan pelaku UMKM tampak membawa berbagai atribut dukungan terhadap MBG.
Mereka menilai, program tersebut memberikan harapan baru bagi keberlangsungan usaha lokal karena produk-produk hasil pertanian dan peternakan memiliki peluang lebih besar untuk terserap pasar.
Target 82 Juta Penerima Manfaat
Program Makan Bergizi Gratis saat ini menjadi salah satu program strategis nasional yang terus diperluas cakupannya.
Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 82 juta orang pada akhir 2026.
Target tersebut mencakup siswa sekolah, santri, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Semangat mendukung target tersebut terlihat dalam kegiatan Apel Akbar MBG Malang Raya. Berbagai poster dan spanduk yang dibawa peserta berisi ajakan mendukung program serta harapan agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat.
Abah Makhrus: Program Baik Perlu Dijaga Bersama
Tokoh masyarakat Malang Raya, Abah Makhrus Sholeh, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam mendukung program-program yang membawa manfaat bagi rakyat.
Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam menjaga dan mengawalnya agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
"Kalau masyarakat sehat, anak-anak tumbuh dengan baik, ekonomi rakyat bergerak, maka manfaatnya akan dirasakan bersama. Karena itu semangat kebersamaan harus terus dijaga," katanya.
Selain senam massal yang dipandu sejumlah instruktur, kegiatan juga diisi donor darah sebagai bentuk aksi sosial serta bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk lokal Malang Raya.
Panitia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu langkah menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
REPORTER : AG892/AR

0 Komentar